Tidak banyak saya menandai suatu hari tertentu kecuali ada kejadian khusus yang benar-benar menarik. Termasuk hari ini adalah hari yang menarik dan bersejarah selama melanjutkan sekolah lagi. Inilah hari pertama kalinya saya melakukan presentasi yang berkaitan dengan riset nuklir saya dengan sangat jeleknya.
Presentasi yang jelek sebenarnya bukan barang baru bagi saya. Apalagi bukan dengan bahasa ibu saya (Bahasa Jawa, red) dan bahasa tetangga saya (Bahasa Indonesia, red). Presentasi terjelek pernah saya alami ketika saya ketiban giliran bersama dengan kelompok untuk presentasi akhir di kelas Management and Innovation of Technology. Meskipun kelasnya diselenggarakan dalam bahasa tetangga sangat jauh saya (Bahasa Inggris, red) dan berkaitan dengan topik bisnis ketenaganukliran yang sangat saya minati, tetapi tetap saja tidak bisa membuat saya lupa akan presentasi itu. Tentu saja lupa karena saking jeleknya presentasi saya.
Sampai-sampai di tengah giliran saya yang berbicara, sang profesor itu menyela "Jangan terlalu pelan berbicaranya, mas..!! Anda sudah banyak mengambil waktu presentasi kelompok lain". Kaget bukan main saya ditegur seperti itu. Spontan dalam hati saya menyalahkan dua teman saya lainnya yang dapat giliran berbicara sebelum saya. Karena saya pikir, merekalah yang lebih banyak nggambleh-nggambleh sebelum tiba giliran saya. Sayalah yang kena semprot.
Meski demikian, saya termotivasi oleh salah satu profesor yang memang bahasa ibunya adalah bahasa Inggris. Dia mengatakan bahwa Al Gore sendiri melatih presentasinya yang sangat terkenal tentang pemanasan global itu lebih dari seribu kali...!!! alamaaaaakk.... saya yang seumur-umur tarikan nafas ini belum sampai separohnya melakukan presentasi sudah mengeluh karena dihardik di depan kelas...
Senin, 28 Juli 2008
Presentasi Jelek Lagi
Label:
berbicara,
presentasi
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar